News
Magfood Kembali Hadir di Halal Indo Expo 2026, Membawa Inovasi Food Seasoning untuk Industri Pangan
Industri makanan dan minuman terus berkembang seiring dengan perubahan selera konsumen, munculnya berbagai inovasi produk, serta semakin pentingnya aspek keamanan dan jaminan halal dalam industri pangan. Perkembangan tersebut membuat pelaku industri tidak hanya dituntut untuk menciptakan produk dengan cita rasa yang menarik, tetapi juga memperhatikan proses, kualitas, dan standar yang mendukung keberlanjutan produk di pasar. Melihat perkembangan tersebut, Magfood kembali berpartisipasi dalam Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2026, yang diselenggarakan pada 24–27 September 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
Bagi Magfood, keikutsertaan dalam pameran industri halal menjadi kesempatan untuk memperkenalkan perkembangan produk food seasoning sekaligus bertemu dengan berbagai pelaku industri makanan dan minuman. Pameran juga menjadi ruang untuk melihat lebih dekat bagaimana kebutuhan industri pangan terus berkembang, termasuk dalam hal inovasi rasa, pengembangan produk, dan standardisasi.
Halal Indo 2026 sendiri menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian dalam pengembangan industri halal nasional. Kementerian Perindustrian menyebut pameran tahun ini mencakup berbagai sektor, termasuk makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, tekstil, keramik, hingga kawasan industri halal. Lebih dari 200 pelaku usaha dari dalam negeri turut terlibat dalam penyelenggaraannya.
Magfood dan Perjalanan di Industri Food Seasoning
Keikutsertaan Magfood di Halal Indo bukan merupakan pengalaman pertama. Pada penyelenggaraan Halal Indo 2025, PT Magfood Inovasi Pangan juga tercatat sebagai salah satu peserta sektor Food & Beverages dalam katalog Kementerian Perindustrian di Hall 3 Booth A-065 . Kehadiran tersebut menjadi bagian dari perjalanan Magfood dalam memperkenalkan produk dan kemampuan pengembangan food seasoning kepada pelaku industri pangan yang lebih luas.
PT Magfood Inovasi Pangan sendiri telah berdiri sejak Februari 2001 dan sejak awal bergerak di bidang food seasoning dan product development. Perusahaan mengembangkan berbagai produk berbentuk powder, sauce, pasta, dan jenis seasoning lainnya dengan dukungan tim Research & Development (R&D). Selama lebih dari dua dekade, kebutuhan industri terhadap seasoning juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya bumbu banyak dipandang sebagai bagian dari proses memasak, kini seasoning dapat menjadi bagian dari pengembangan identitas rasa sebuah produk. Hal tersebut terlihat dari beragam kebutuhan industri, mulai dari produsen snack, restoran, kafe, katering, hingga food service lainnya.
Dari Bumbu Tabur hingga Bumbu Masak
Salah satu produk yang dikenal dari Magfood adalah bumbu tabur. Jenis seasoning ini banyak digunakan pada produk makanan ringan seperti keripik, kerupuk, kacang, makaroni, snack ekstrudat, hingga berbagai jajanan. Keberagaman produk snack membuat kebutuhan terhadap rasa pun semakin luas. Produsen tidak hanya membutuhkan rasa gurih atau pedas, tetapi juga mengeksplorasi rasa-rasa yang lebih beragam untuk membedakan produknya. Magfood mengembangkan berbagai pilihan bumbu tabur dengan karakter rasa yang berbeda, baik kategori savory maupun sweet. Beberapa contoh rasa yang tersedia antara lain keju, barbeque, balado, jagung, ayam bawang, pizza, rumput laut, sambal geprek, hingga berbagai rasa manis seperti cokelat dan green tea.
Di luar bumbu tabur, kebutuhan industri juga mencakup bumbu masak dan berbagai bentuk food seasoning lainnya. Produk seasoning dapat digunakan untuk membantu proses pengolahan makanan sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga karakter rasa dalam produksi. Magfood juga mengembangkan premix, sauce powder, tepung serbaguna, serta powder drink untuk berbagai kebutuhan industri makanan dan food service. Keragaman tersebut menunjukkan bahwa perkembangan food seasoning berjalan beriringan dengan perkembangan industri makanan itu sendiri.
Rasa Menjadi Bagian dari Inovasi Produk
Dalam industri makanan, rasa merupakan salah satu elemen yang sangat dekat dengan pengalaman konsumen. Sebuah produk dapat memiliki bentuk dan kemasan yang menarik, tetapi pada akhirnya rasa menjadi salah satu faktor yang menentukan bagaimana produk tersebut diterima. Karena itu, inovasi rasa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan produk makanan.
Bagi produsen snack, misalnya, satu jenis produk dasar dapat dikembangkan menjadi beberapa varian melalui pilihan seasoning yang berbeda. Keripik singkong dapat hadir dengan rasa balado, keju, barbeque, atau rasa lainnya. Pendekatan yang sama dapat diterapkan pada makaroni, kerupuk, kacang, maupun snack ekstrudat.
Di sisi lain, industri restoran dan food service memiliki kebutuhan yang berbeda. Bumbu masak, premix, dan seasoning dapat digunakan untuk membantu menciptakan standar rasa dalam proses produksi. Dalam kondisi ketika sebuah produk diproduksi dalam jumlah besar, konsistensi menjadi hal yang semakin penting. Takaran dan formulasi yang jelas dapat membantu tim produksi memiliki acuan yang sama.
Peran R&D dalam Mengembangkan Food Seasoning
Salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari industri seasoning adalah proses Research & Development (R&D). Tren makanan berubah dengan cepat. Selera konsumen dapat berkembang dari rasa tradisional menuju rasa yang lebih modern, atau sebaliknya. Produsen seasoning perlu memahami perubahan tersebut agar formulasi yang dikembangkan tetap relevan dengan kebutuhan industri.
Di Magfood, aktivitas R&D menjadi bagian dari pengembangan food seasoning sejak perusahaan berdiri. Tim R&D mengembangkan formulasi berdasarkan kebutuhan produk, karakter rasa, serta tren yang berkembang di pasar. Pendekatan tersebut memungkinkan seasoning tidak hanya dipandang sebagai produk yang sudah jadi, tetapi juga sebagai bagian dari proses pengembangan produk makanan. Setiap jenis makanan memiliki karakter yang berbeda. Bumbu untuk keripik tentu memiliki kebutuhan berbeda dengan bumbu untuk makanan siap masak atau menu restoran. Karena itu, proses formulasi perlu mempertimbangkan aplikasi akhir dari seasoning tersebut.
Industri Halal dan Pentingnya Standar Produk
Halal Indo juga menjadi ruang yang relevan untuk melihat hubungan antara inovasi pangan dan standar industri. Bagi industri makanan, sertifikasi halal bukan hanya berkaitan dengan label pada kemasan. Ada rangkaian proses yang perlu diperhatikan agar produk dapat memenuhi ketentuan yang berlaku.
Kemenperin menyampaikan bahwa penguatan ekosistem halal perlu dilakukan secara terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku industri, fasilitasi sertifikasi, promosi produk, hingga perluasan akses pasar. Pemerintah juga melihat industri halal sebagai salah satu peluang untuk memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global.
Dalam konteks food seasoning, perhatian terhadap standar menjadi bagian penting karena produk bumbu digunakan sebagai salah satu komponen dalam berbagai jenis makanan. Magfood sendiri mencantumkan sejumlah standar dan sertifikasi dalam pengembangan produknya, termasuk BPOM, HACCP, dan sertifikasi Halal. Standar tersebut menjadi bagian dari upaya untuk menjaga proses produksi dan memberikan kepastian yang dibutuhkan oleh industri yang menggunakan seasoning sebagai bahan pendukung produknya.
Melihat Peluang Industri dari Halal Indo 2026
Bagi Magfood, pameran seperti Halal Indo tidak hanya menjadi tempat untuk memperkenalkan produk. Pertemuan dengan pelaku industri dari berbagai bidang juga memberikan kesempatan untuk memahami kebutuhan yang berkembang di lapangan.
Ada produsen makanan yang sedang mencari varian rasa baru. Ada pula bisnis kuliner yang membutuhkan standardisasi bumbu untuk proses produksinya. Sementara sebagian pelaku usaha mungkin sedang mengembangkan produk baru yang membutuhkan formulasi seasoning dengan karakter tertentu. Interaksi seperti ini memberikan gambaran bahwa industri food seasoning memiliki hubungan yang erat dengan perkembangan industri makanan secara keseluruhan.
Pada Halal Indo 2025, penyelenggara mempertemukan produsen, pembeli, regulator, asosiasi, pelaku UMKM, dan investor dari berbagai negara. Sementara pada 2026, Kemenperin kembali menempatkan pameran tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring industri halal dan membuka akses kepada calon pembeli potensial. Bagi perusahaan yang bergerak di bidang food seasoning, forum seperti ini menjadi kesempatan untuk melihat kebutuhan industri secara lebih luas sekaligus mengikuti perkembangan pasar.
Melanjutkan Inovasi di Industri Pangan
Keikutsertaan Magfood dalam Halal Indo 2026 menjadi bagian dari perjalanan perusahaan untuk terus hadir dalam perkembangan industri pangan Indonesia. Dari bumbu tabur, bumbu masak, premix, hingga berbagai bentuk seasoning lainnya, perkembangan produk selalu berkaitan dengan kebutuhan industri yang terus berubah. Rasa baru, kebutuhan standardisasi, keamanan pangan, dan aspek halal menjadi beberapa hal yang semakin penting dalam pengembangan produk makanan.
Lebih dari sekadar menghadirkan pilihan seasoning, perjalanan Magfood di industri food seasoning menunjukkan bahwa pengembangan rasa juga membutuhkan proses yang panjang mulai dari memahami kebutuhan, melakukan riset, mengembangkan formulasi, hingga memastikan produk dapat digunakan sesuai karakter makanan yang dituju. Melalui Halal Indo 2026, Magfood kembali mendapatkan ruang untuk bertemu dengan pelaku industri pangan, berbagi perkembangan, sekaligus melihat berbagai kemungkinan baru dalam pengembangan food seasoning.
Bagi industri makanan yang terus bergerak, inovasi rasa bukanlah sesuatu yang berhenti pada satu produk atau satu tren. Selera akan terus berubah, kebutuhan produksi akan berkembang, dan tantangan industri akan semakin beragam. Di tengah perubahan tersebut, pengembangan food seasoning akan tetap menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan industri pangan Indonesia.
Magfood Inovasi Pangan
Jl. Duren Tiga Raya No. 46, Pancoran, Jakarta Selatan – Indonesia 12760
Telp : +6221-791 93162 (ext 101)
+6221 791 95 134

















Leave a reply